Kisah Tukang Jahit yang Main Gates of Olympus di Sela Jahit Baju dan Tembus Maxwin

Kisah Tukang Jahit yang Main Gates of Olympus di Sela Jahit Baju dan Tembus Maxwin

By
Kisah Tukang Jahit yang Main Gates of Olympus di Sela Jahit Baju dan Tembus Maxwin 88,878 sales
RESMI Kisah Tukang Jahit yang Main Gates of Olympus di Sela Jahit Baju dan Tembus Maxwin
Kisah Tukang Jahit yang Main Gates of Olympus di Sela Jahit Baju dan Tembus Maxwin

Kisah Tukang Jahit yang Main Gates of Olympus di Sela Jahit Baju dan Tembus Maxwin

Bu Ratna dan Mesin Jahit Setianya

Bu Ratna adalah tukang jahit di rumahnya di Surakarta. Pekerjaannya menerima jahitan baju dan permak pakaian dari pelanggan-pelanggan setia yang sudah bertahun-tahun mempercayakan baju mereka kepada Bu Ratna. Suara mesin jahit adalah musik pengantar hari-harinya dari pagi sampai sore.

Di antara waktu menjahit, ada saat-saat menunggu kain kering atau menunggu setrika panas. Di waktu-waktu sela itulah Bu Ratna biasanya istirahat sebentar dan minum teh. Anaknya yang SMA perkenalkan Gates of Olympus di RAFI88 kepada Bu Ratna sebagai hiburan saat istirahat. Awalnya Bu Ratna skeptis, tapi akhirnya mau mencoba karena penasaran.

Main di Antara Gulungan Benang

Di meja jahit yang penuh gulungan benang warna-warni, Bu Ratna meletakkan HP di sudut meja dan mulai spin Gates of Olympus saat menunggu kain yang disetrika mendingin. Tampilan game yang megah terasa tidak cocok dengan suasana workshop jahit yang sederhana, tapi Bu Ratna justru menikmati kontras itu.

Zeus Hadir di Workshop Jahit

Spin demi spin berlalu sambil Bu Ratna sesekali memeriksa kain yang sedang diproses. Di spin ke-7, petir Zeus turun dengan dramatis. Scatter muncul lima kali dan free spin dimulai dengan multiplier yang sudah langsung tinggi. Bu Ratna meletakkan jarum yang sedang dipegangnya dan fokus penuh ke layar HP.

Multiplier terus naik melewati angka-angka yang membuat Bu Ratna menahan napas. Anaknya yang kebetulan pulang sekolah dan masuk ke workshop tepat saat momen itu berteriak, "Bu! Itu maxwin! Tembus maxwin!" Bu Ratna yang tidak tahu persis arti maxwin tanya balik, "Itu bagus apa nggak?" Anaknya dengan semangat menjawab, "Bagus banget, Bu! Itu yang paling besar!"

Mesin Jahit yang Berhenti Sejenak

Untuk pertama kali dalam bertahun-tahun, mesin jahit Bu Ratna berhenti bukan karena listrik mati atau istirahat makan siang, tapi karena sang pemilik sedang merayakan maxwin pertamanya bersama anaknya di workshop jahit yang kecil itu.

Jahitan yang Makin Bersemangat

Bu Ratna melanjutkan jahitan sore itu dengan semangat yang berlipat. Tangan yang biasanya sudah lelah di sore hari terasa lebih ringan. Pelanggan yang mengambil baju jadinya hari itu mendapati jahitan Bu Ratna terasa lebih rapi dari biasanya. Mungkin karena tangan yang bahagia memang menghasilkan karya yang lebih baik.